Kamis, 11 Juni 2015

Komputasi Modern Pemodelan Dunia Nyata dengan Aplikasi Simulasi

Komputasi

       Komputasi adalah cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan dengan menggunakan komputer.
       Secara umum iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu.


Komputasi Modern

       Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya . Beliau juga merupakan salah satu ilmuwan yang terkait dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.
       Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:

1. Akurasi (big, Floating point)
2. Kecepatan (dalam satuan Hz)
3. Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
4. Modeling (NN & GA)
5. Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)


Pemrograman Simulasi

       Pemrograman simulasi adalah suatu proses perancangan model dari suatu sistem nyata dan pelaksanaan eksperimen-eksperimen untuk memahami tingkah laku sistem. Simulasi sering kali digunakan dalam kehidupan karena peranan simulasi dalam kehidupan cukup banyak, simulasi biasanya digunakan ketika model sangat rumit dengan banyak variable dan komponen yang saling berinteriksi. Dalam pemrograman simulasi digunakan computer untuk mempelajari sistem secara numerik, dimana dilakukan pengumpulan data untuk melakukan estamasi statistik untuk mendapatkan karakteristik asli dari system. Dengan melakukan studi simulasi maka dalam waktu singkat dapat ditentukan keputusan yang tepat serta dengan biayayang tidak terlalu besar karena semuanya cukup dilakukan dengan komputer.


Contoh Aplikasi Pemodelan :

1. Ns2
       Komunitas internet merupakan komunitas jaringan komputer terbesar di seluruh dunia. ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mempelajari perilaku jaringaninternet salah satunya adalah membangun simulasi. salah satu perangkat lunak simulasi jaringan internet adalah LBNL network simulator atau lebih dikenal dengan NS-2 atau Ns. menggunakan Ns dapat meringankan pekerjaan dalam membangun simulasi tulisan ini bertujuan memberikan ide dasar membangun simulasi jaringan menggunakan Ns-2, disamping merupakan tempat menemukan informasi lebih lanjut tentang komponen jaringan NS.

2. JSIM
       Simulasi berbasis java dan lingkungan animasi mendukung simulasi berbasis situs. Dalam JSIM, mode simulasi mungkin dibangun menggunakan paket kejadian atau dengan paket proses. Sebagai tambahan, perancang grafis memungkinkan proses pemodelan dengan cepat dibangun secara grafis. Paket QDS (Query Driven Simulation) masih dalam pengembangan mengontrol penyimpanan, penarikan dan eksekusi model simulasi sebagaimana java beans dan menggunakan JDBC untuk mengakses basis data. Juga menyimpan model input dan output. JSIM mempunyai 3 paket dasar antrian, statistik, dan variat.

3. OMNeT++
       Sebuah framework simulasi jaringan discrete-event yang bertipe object-oriented. Simulator jaringan discrete-event berarti simulator tersebut bertindak/bereaksi atas kejadian-kejadian yang berlangsung di dalamnya (event). Secara analitis, jaringan komputer adalah sebuah rangkaian discrete-event. Komputer akan membuat sesi memulai, sesi mengirim dan sesi menutup. OMNet++ bersifat object-oriented berarti setiap peristiwa yang terjadi di dalam simulator ini berhubungan dengan objek-objek tertentu.
       OMNet++ juga menyediakan infrastruktur dan tools untuk memrogram simulasi sendiri. Pemrograman OMNet++ bersifat object-oriented dan bersifat hirarki. Objek-objek yang besar dibuat dengan cara menyusun objek-objek yang lebih kecil. Objek yang paling kecil disebut simple module, akan memutuskan algoritma yang akan digunakan dalam simulasi tersebut.

Selasa, 31 Maret 2015

Etika dan Profesionalisme Dalam Kerja Team

Etika Dalam Kerja Team / Organisasi

          Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu "ethos" yang berarti watak atau kebiasaan. dalam bahasa sehari-hari kita sering menyebutnya dengan etiket yang berarti cara bergaul atau berprilaku yang baik yang sering juga disebut sebagai sopan santun.
    Etika adalah suatu sikap dan perilaku seseorang dalam menunjukkan kesediannya dan kesanggupan seseorang secara sadar untuk mentaati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat atau suatu organisasi atau kerja team, Etika organisasi merupakan dasar dari sikap seseorang untuk bekerja dalam suatu Team Work.


Profesionalisme Dalam Kerja Team / Organisasi

          Profesionalisme adalah sebuah istilah atau sebutan yang diberikan kepada seseorang yang dalam melaksanakan tugas yang diberikan dijalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab dalam sebuah organisasi atau pekerjaan yang telah dijalankan, dan selalu meningkatkan kualitas yang diharapkan dalam sebuah bidang pekerjaan atau Organisasi.
          Profesionalisme sangat diperlukan dalam sebuah organisasi. Dimana setiap orang dituntut untuk bekerja secara profesional. Jika dalam sebuah bidang organisasi tidak ditemukanya profesionalisme, maka yang akan terjadi adalah timbulnya keresahan dalam organisasi tersebut dan mengakibatkan pekerjaan yang diharapkan dapat selesai menjadi terabaikan atau terbengkalai karena kurang adanya kepedulian terhadap pekerjaan tersebut. Profesionalisme sangat diperlukan dan penting, karena tanpa adanya hal tersebut maka akan muncul kecemburuan sosial dalam suatu bidang pekerjaan dan profesionalisme sendiri membutuhkan sebuah tanggungjawab kepada setiap orang untuk bertanggungjawab atas tugas atau pekerjaan yang telah diserahkan kepadanya dan harus menyelesaikan tepat pada waktu yang telah ditentukan.


Masalah yang sering terjadi dalam kerja team :
1.  Tidak dapat menerima perbedaan pendapat
2.  Kerjasama yang kurang dalam tim
3.  Tidak adanya kepercayaan dalam tim

Solusi masalah dalam kerja team :
1.  Dapat menghargai pendapat orang lain
2.  Melakukan pelatihan dalam kerja tim
3.  Dapat mempercayai setiap anggota dalam tim

Minggu, 22 Februari 2015

aktifitas di dunia maya

          Siapa yang tak kenal dengan internet, ya internet sudah menjadi suatu kebutuhan sehari - hari. Internet adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global TCP/IP sebagai protokol penukaran paket untuk melayani kegiatan pengguna diseluruh dunia.

          Internet sangat menguntungkan dan banyak digunakan oleh banyak pihak. Dengan menggunakan internet, kita dapat menjelajahi dunia maya. Adanya internet sangat berguna untuk para penggunanya dari mulai mebuka situs - situs sosial media, melakukan usaha - usaha seperti online shopping sampai berusaha yang lainnya.

Kamis, 27 November 2014

Aplikasi Terapan (My Wish)

          Pada umumnya, saat ini semua fasilitas di dunia pekerjaan sudah dan sebenarnya harus memakai aplikasi yang sudah mendukung segala pekerjaan kita di perusahaan. Karena tanpa adanya aplikasi, pekerjaan apapun yang kita lakukan akan terasa sulit karena tidak adanya fasilitas aplikasi tersebut.

          Sebelum membahas aplikasi apa yang akan saya gunakan dalam dunia pekerjaan nanti, saya akan membahas tentang pekerjaan atau usaha yang akan saya geluti nantinya.

          Saya akan mendirikan sebuah usaha showroom otomotive, yang didalamnya terdapat banyak fasilitas. Seperti dealer mobil, bengkel, food court, dan kafe. Tentunya jika tidak terdapat fasilitas aplikasi pendukung didalam usaha yang saya geluti ini, pastinya saya akan mendapati banyak kesulitan. Dari mulai mengatur accounting atau keuangan dalam usaha ini sampai mengatur segala database-database yang ada. Karena itu saya akan menggunakan aplikasi yang dapat mengatur data-data atau database dari hasil pendapatan dari mulai perhari, perminggu, perbulan, hingga pendapatan pertahun dan tentunya saya juga harus membackup data yang masuk karena untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti hilangnya data.

          Untuk fasilitas seperti dealer mobil, disini saya menggunakan aplikasi berbasis website. agar setiap customer yang ingin membeli mobil di dealer saya dapat dengan mudah melihat info-info mobil terupdate yang akan dibeli customer pada dealer saya.

          pada fasilitas bengkel saya juga menggunakan aplikasi berbasis website, agar customer yang ingin service mobilnya dapat mendaftar melalui online atau menggunakan sistem booking. Agar ketika customer tersebut datang dapat kami layani langsung karena customer tersebut telah mendaftar terlebih dahulu, tetapi jika customer tersebut datang melewati jam booking nya maka customer tersebut harus mendaftar kembali ketika sampai ke showroom kami.

          Fasilitas food court dan kafe ini untuk membuat customer yang datang dapat merasa nyaman karena adanya fasilitas ini, dan aplikasi yang akan saya gunakan adalah aplikasi pemesanan makanan melalui meja customer langsung. Dengan cara menu dengan touch atau sentuh di meja customer langsung, jadi mereka dapat dengan langsung memesan makanannya tanpa harus  mengantri di meja kasir. Dan untuk pembayarannya hanya dengan menekan button "payment" dan pelayan kami akan langsung memberikan struk pembayarannya.

HAK CIPTA

A.  Pengertian Hak Cipta
  Hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Setiap orang berhak untuk mendaftarkan hasil karyanya. Pendaftaran karya cipta nantinya akan mendapatkan sebuah lambing hak cipta, jika di internasional maka lambangnya adalah sebagai berikut ©, Unicode: U+00A9.


B.  Fungsi dan Sifat Hak Cipta
1.  Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta
untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara
otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan
menurut peraturan perundangundangan yang berlaku.
2.  Pencipta dan/atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program
Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang
tanpa persetujuannya menyewakan Ciptaan tersebut unt uk kepentingan yang
bersifat komersial.

Sifat hak cipta yang menentukan siapa pemilik atau pencipta adalah sebagai berikut:
a.  Hak cipta dianggap sebagai benda bergerak. Hak cipta dapat beralih atau
dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena pewarisan, hibah, wasiat,
perjanjian tertulis, dan sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan
perundang-undangan.
b.  Jika suatu ciptaan terdiri atas beberapa bagian tersendiri yang diciptakan
oleh dua orang atau lebih, yang dianggap sebagai pencipta ialah orang yang
memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh ciptaan itu, atau dalam hal
tidak ada orang tersebut, yang dianggap sebagai pencipta adalah orang yang
menghimpunnya dengan tidak mengurangi hak cipta masing-masing atas bagian
ciptaannya itu.
c.  Jika suatu ciptaan yang dirancang seseorang diwujudkan dan dikerjakan oleh
orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang, penciptanya
adalah orang yang merancang ciptaan itu.
d.  Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan dinas dengan pihak dalam lingkungan
pekerjaannya, pemegang hak cipta adalah pihak yang untuk dan dalam dinasnya
ciptaan itu dikerjakan, kecuali ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan
tidak mengurangi hak pencipta apabila penggunaan ciptaan itu diperluas sampai
ke luar hubungan dinas.
e.  Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan, pihak
yang membuat karya cipta itu dianggap sebagai pencipta dan pemegang hak cipta,
kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak. Pencipta atau pemegang
hak cipta atas karya sinematografi dan program komputer memiliki hak untuk
memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan
ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.


C.  Sejarah Hak Cipta
  Pembuatan hak cipta diawali dengan keluarnya Indonesia dari Konvensi Bern pada tahun 1958. Hal tersebut dilakukan agar para warga Negara Indonesia dapat memanfaatkan hasil karya bangsa asing tanpa harus membayar royalti. Dua puluh empat tahun kemudian, atau yang lebih tepatnya pada tahun 1982, pemerintah menetapkan suatu peraturan undang-undang yang baru. Undang-undag yang dimaksud yaitu UU No. 6 tahun 1982 tentang hak cipta, dimana undang-undang tersebut merupakan undang-undang hak cipta yang pertama bagi bangsa ini. Penetapan undang-undang tersebut tidak terlepas dari pencabutan peraturan mengenai hak cipta berdasarkan Auteurswet 1912 Staatsblad Nomor 600 tahun 1912 
  Undang-undang yang telah ada tersebut kemudian diubah menjadi Undang-undang No. 7 Tahun 1987, Undang-undang No. 12 Tahun 1997, dan pada akhirnya dengan Undang-undang No. 19 Tahun 2002 yang kini berlaku. Perubahan undang-undang yang terjadi, dikarenakan peran bangsa Indonesia dalam pergaulan antar negara. Aktifnya Indonesia di mata dunia menjadikan pemerintah meratifikasi pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization – WTO), yang mencakup pula Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Propertyrights - TRIPs ("Persetujuan tentang Aspek-aspek Dagang Hak Kekayaan Intelektual") pada tahun 1994. Adanya ratifikasi tersebut diwujudkan dalam bentuk Undang-undang No. 7 Tahun 1994. Pada tahun 1997, pemerintah meratifikasi kembali Konvensi Bern melalui Keputusan Presiden No. 18 Tahun 1997 dan juga meratifikasi World Intellectual Property Organization Copyrights Treaty ("Perjanjian Hak Cipta WIPO") melalui Keputusan Presiden No. 19 Tahun 1997.


D.  Undang-undang yang Mengatur Hak Cipta
Terdapat beberapa undang-undang yang mengatur hak cipta di Indonesia. Undang-undang
yang dimaksud, antara lain :
a. UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta.
b. UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1982
Nomor 15).
c. UU Nomor 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang
Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1987 Nomor 42).
d. UU Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982
sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI
Tahun 1997 Nomor 29).


E.  Subyek dan Obyek Hak Cipta
Beberapa subyek yang terdapat pada hak cipta, antara lain:
a. Pencipta, pencipta merupakan seseorang atau sekumpulan orang yang menciptakan
hasil karya berdasarkan kemampuannya dalam bentuk tertentu.
b. Pemegang hak cipta, penerima hak cipta.
Sementara obyek yang terdapat pada hak cipta, yaitu ciptaan. Ciptaan merupakan
hasil karya dari seorang pencipta dalam bentuk tertentu. Ciptaan yang dilindungi
adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.


F.  Macam-macam Hak Cipta
Hasil karya yang diciptakan oleh seseorang yang dilindungi yaitu hasil karya yang berupa
ilmu pengetahuan, seni, dan sastra. Macam-macam hak cipta yang bisa diperoleh yaitu
meliputi karya:
a. Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (lay out )karya tulis yang
diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;
b. Ceramah, kuliah, pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu;
c. Alat  peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;
d. Lagu atau musik dengan atau tanpa teks;
e. Drama atau  drama  musikal,  tari, koreografi, pewayangan dan pantomim;
f. Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni
kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;
g. Arsitektur;
h. Peta;
i. Seni batik;
j. Fotografi;
k. Sinematografi;
l. Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai dan karya lain dari hasil pengalih
wujudan.



Sumber : Klik disini...!!!

Selasa, 10 Juni 2014

First Love & First Date di Atap Sekolah

Semua berawal dari adanya anak pindahan baru ke sekolah gue. Namanya Mutia. Karena di sekolah gue adalah sekolah Islam jadi semua ceweknya ya memakai jilbab, nggak mungkin memakai mukena karena mukana cuma buat solat. Mutia ini salah satu cewek tercantik yang pernah gue liat, kulitnya mulus kecoklatan, giginya rapi di pagerin, dan senyumnya sangat manis. Mutia adalah siswi pindahan dari Bandung. Dia terpaksa pindah karena orangtuanya dipindah tugaskan ke Jakarta. Dari yang gue sering liat, Mutia itu orangnya simple banget. Dia nggak suka sok jual mahal kalau ada yang ngajak kenalan. Nggak heran, di hari pertama dia sekolah, udah banyak yang mau jadi temennya. Di sekolah, cewek yang cantik nggak cuma Mutia. Masih ada beberapa cewek cantik lainnya. salah satunya Shelfy, gue dan Shelfy udah kenal dari kelas 1. Nah, ini dia cewek penyemangat dan yang mengubah hidup gue.

Cerita ini berawal dari awal gue masuk sekolah SMP, dari yang jamannya ospek atau apalah itu namanya. Cewek pertama yang gue kenal ya Shelfy, ospeknya sekolah gue itu dari pagi sampe azan ashar dan waktunya itu sampe 3 hari. Di satu hari itu siang hari keadaan cuaca panas banget dan gue lupa bawa minum. Tiba – tiba aja ada cewek dateng ke gue bawain sebotol air minum bermerek Aqua.

‘nih, buat kamu’ kata Shelfy sambil tersenyum manis.

Berhubung gue haus dan tenggorokan udah kering banget dan gue merasa dehidrasi, langsung gue terima aja minuman yang di kasih sama dia.

‘makasih ya, kamu nggak minum?’ Tanya gue sambil sok basa basi.

‘aku udah ada kok.’ Jawabnya.

Baru kali ini ketemu cewek belom kenal, belom pernah ketemu, belom tau keluarganya belom tau asal usulnya. Udah baik banget kaya gini. Dan waktu istirahat pun tiba, kita semua makan bekal masing – masing. Karena kata kakak kelasnya semua disuruh membawa bekal. Gue pun dengan cepat mengambil bekal dan mencari cewek tadi, niatnya sih pengin kenalan karena tadi belom sempet kenalan. Dan ternyata benar jodoh itu nggak kemana, baru mau nyari malah dia yang nyamperin.

‘makan bareng yuk, kamu bawa bekel’ dia bertanya sama gue.

‘bawa kok, ini’ jawab gue sambil senyum senyum nggak jelas.

Akhirnya gue sama Shelfy makan di bawah pohon, makan berduaan walaupun disitu juga ada beberapa orang lainnya. Gue memberanikan diri buat kenalan sama dia, dan akhirnya gue minta kenalan sama dia walau sedikit gugup.

‘oh iya kita belom kenalan ya?’ Tanya gue sambil senyum senyum sendiri.

‘oh iya, nama aku Shelfy. Nama kamu siapa?’ katanya sambil senyum manis, sumpah nggak tahan kalo harus liat senyumannya. Rasanya gemes, mau bungkus terus bawa pulang.

Setelah berkenalan kami pun kembali makan dan saling bertukar lauk. Waktu istirahat pun selesai dan kami kembali berkumpul di lapangan. Rasanya nggak mau banget hari ini berlalu. Waktu ashar pun tiba sebelum pulang kami solat terlebih dahulu. Setelah solat saya bertemu dengan Shelfy lagi.

‘kamu pulang sama siapa?’ Tanya gue sambil basa basi.

‘aku dijemput sopir kok’ jawabnya.

Duh sial padahal niatnya mau pulang bareng, mungkin gue belum beruntung hari ini. Tapi gue dengan senang hati nunggu bareng sama dia di pos satpam sekolah. Setelah sopirnya dateng, gue pun pulang. Selama ospek gue pulang pergi naik kendaraan umum. 

Hari terakhir ospek pun tiba, harinya adalah hari sabtu dan ini acaranya bermalam di sekolah, Katanya sih malam keakraban. Saya sangat semangat karena dapat bertemu 24 jam non stop dengan dia. Pagi itu kami kembali berkumpul di lapangan untuk apel pagi, ini hal yang gue bosenin. Apel pagi pun selesai dan kami masuk ke dalam kelas. Acara berlalu dan yang saya fikirkan hanya dia, namanya juga jatuh cinta.

Waktu yang gue nantikan pun tiba, jam istirahat. Dengan cepat gue mendatangi kelasnya Shelfy. Belum sampai kelas, Shelfy sudah berdiri depan kelas menantikan kedatangan gue, terasa banget dinanti kedatangannya. Kita pun duduk di bawah pohon seperti biasa, saling berbagi lauk bawaan. Setelah waktu istirahat berlalu, saya beranikan diri buat ngomong.

‘nanti malem pas malam ke akraban kita ke atap mau nggak?’ Tanya gue.

Kebetulan di sekolah gue atapnya suka buat nongkrong anak – anak sambil main gitar dan nyanyi – nyanyi.

‘mau ngapain ke atap?’ jawab Shelfy.

Duh gue langsung dag dig dug, gemeteran. Udah nggak tau lagi harus gimana, dan yang akhirnya gue beraniin walau agak salah tingkah.

‘kita duduk – duduk aja sambil liat bintang’ gue gugup setengah mati.

‘ya udah ayo aku mau kok’ jawabnya sambil senyum. Ya Tuhan senyumannya itu loh.

Akhirnya malam pun tiba dan kita semua di kumpulkan di lapangan untuk malam keakraban. Kita semuanya bersenang – senang, ada yang akustikan, nyanyi – nyanyi, joget nggak jelas. Pokoknya semuanya senang – senang.

Dan gue pun mencari Shelfy untuk memenuhi janji yang tadi siang di bicarakan. Akhirnya kita berdua naik ke atap sekola, dan ini waktu yang gue tunggu – tunggu. Akhirnya gue memberanikan diri buat nyatain perasaan gue sama dia.

‘fy, boleh nanya sesuatu nggak?’ duh mulai salah tingkah gue.

‘iya’ jawab Shelfy.

Cuma ‘iya’ aja, duh tambah deg degan kalo gini. Oke langsung gue nyatain perasaan gue aja kalo gitu.

‘aku sayang sama kamu, kamu mau nggak jadi pacar aku?’ gemeteran setengah mati.

‘emmm.. kita kan baru beberapa hari kenal..’ kata Shelfy sambil menatap mata gue.

Kan bener ini dia jawaban yang gue takutin.

‘kamu nggak usah jawab sekarang juga nggak apa – apa kok’ kata gue sambil senyum.

Dia langsung natap gue dan berkata ‘iya aku mau’. Di ikuti oleh senyum manisnya.

Jeng.. jeng.. gue udah deg degan dan keringat gue pun bercucuran, ternyata perjuangan gue nggak sia – sia. Dan malam itu adalah malah dimana gue dapetin first love gue dan sekaligus gue ngerasain first date. Semua rasa campur aduk dalam fikiran gue akhirnya lenyap seiring dengan senyuman Shelfy. Dan akhirnya kita kembali ke kelas masing – masing untuk tidur.

Selasa, 11 Maret 2014

FUNGSI BAHASA INDONESIA

          Sebelum membahas fungsi bahasa Indonesia, saya akan membahas fungsi terlebih dahulu. Fungsi adalah sekelompok aktivitas yang tergolong pada jenis yang sama berdasarkan sifat atau pelaksanaannya. Fungsi dapat dihubungkan dengan:
- Fungsi diatonik
- Fungsi biologi
- Fungsi ilmu komputer
- Fungsi teknik
- Fungsi bahasa
- Fungsi matematika
- Fungsi model
- Fungsi objek
Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 yaitu secara umum dan khusus.

1. Fungsi bahasa secara umum
a. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri.
          Mampu mengungkapkan gambaran, maksud, gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita.

b. Sebagai alat komunikasi
          Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang.
          Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat atau media bahasa (lisan dan tulis). Sedangkan berkomunikasi secara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka simbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas, sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

c. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial
          Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman atau orang yang sebaya dan akan menggunakan bahasa yang standar pada saat berbicara dengan orang yang lebih tua atau yang dihormati.

d. Sebagai alat kontrol sosial
          Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat. Contoh yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah, menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.


2. Fungsi bahasa secara khusus
a. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari
          Manusia adalah makhluk sosial yang tak terlepas dari hubungan komunikasi dengan makhluk sosial lainnya. Komunikasi yang berlangsung dapat menggunakan bahasa formal dan non formal.

b. Mewujudkan seni (sastra)
          Bahasa yang dapat dipakai untuk mengungkapkan perasaan melalui media seni, seperti syair, puisi, prosa. Terkadang bahasa yang digunakan yang memiliki makna denotasi atau makna yang tersirat. Dalam hal ini, diperlukan pemahaman yang mendalam agar bisa mengetahui makna yang ingin disampaikan.

c. Mempelajari bahasa-bahasa kuno
          Mempelajari bahasa-bahasa kuno biasanya untuk mengetahui asal dari suatu budaya yang dapat ditelusuri melalui naskah kuno atau penemuan prasasti-prasasti. Dengan mempelajari bahasa kuno, akan dapat mengetahui peristiwa atau kejadian dimasa lampau. Untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin atau dapat terjadi kembali dimasa yang akan datang, atau hanya sekedar memenuhi rasa keingintahuan tentang latar belakang dari suatu hal.

d. Mengeksploitasi IPTEK
          Manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.



Senin, 25 November 2013

Analisa Perkembangan Bahasa Indonesia

Sejarah Terbentuknya Bahasa Indonesia
Proses terbentuknya bahasa Indonesia tidak dapat terlepas dari sejarah Indonesia, mulai dari masa masuknya Hindu sampai kemerdekaan Indonesia. Sutan Takdir Alisjahbana mengemukakan bahwa lingua franca di Indonesia memiliki kecenderungan mengikuti bahasa asing penguasa, yaitu bahasa Sansekerta pada masa Hindu-Budha, bahasa Arab pada masa Islam, bahasa Belanda pada masa penjajahan, dan bahasa Jepang pada masa pendudukan Jepang. Walaupun demikian, sebagian besar rakyat Indonesia lebih memilih menggunakan bahasa daerah mereka dalam pergaulan sehari-hari.

Sejak awal Masehi, lingua franca di Indonesia adalah bahasa Melayu. Namun, pemerintah kolonial Belanda membawa pengaruh dalam perkembangan bahasa Melayu sebagai lingua franca di Indonesia. Awalnya, bahasa Melayu disepakati sebagai bahasa pengantar di sekolah karena dinilai sebagai bahasa yang dipahami sebagian besar rakyat Indonesia. Munculnya politik etik yang berusaha memberikan pengetahuan barat kepada bangsa Indonesia mengharuskan penguasaan terhadap bahasa Belanda. Untuk itu, bahasa Belanda dijadikan mata pelajaran di sekolah rakyat. Lambat laun, bahasa Melayu mulai dianggap sebagai bahasa rendahan.

Tuntutan penguasaan bahasa Belanda semakin meningkat dari bangsa Indonesia. Hal itu bukan hanya karena pengetahuan barat yang mudah didapat apabila menguasai bahasa Belanda, tetapi juga menjadi syarat untuk menduduki jabatan penting di pemerintahan. Dari sinilah, munculnya kaum intelektual Indonesia yang menyadari hak untuk merdeka dan membentuk pemerintahan sendiri. Mereka membentuk organisasi-organisasi yang mengunakan bahasa Melayu agar dapat dipahami semua rakyat Indonesia. Kemudian, munculnya surat kabar dan majalah yang berbahasa Melayu sehingga menguatkan penggunaan bahasa Melayu di Indonesia.

Puncaknya, 28 Oktober 1928 pada Kongres Pemuda di Jakarta, pemuda-pemuda Indonesia mengucapkan Sumpah Pemuda. Isi sumpah yang ketiga—berbahasa yang satu, bahasa Indonesia—telah memastikan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada kongres itu pula, nama bahasa Melayu diganti dengan  bahasa Indonesia untuk pertama kalinya.

Ketika Jepang datang ke Indonesia, mereka segera menghapus bahasa Belanda dan menggantikannya dengan bahasa Jepang. Terdesak oleh Perang Asia Timur Raya, Jepang yang berniat memakai tenaga bangsa Indonesia dalam perang terpaksa harus memakai bahasa Indonesia untuk berkomunikasi. Hal itu disebabkan karena bahasa Jepang belum dikuasai oleh sebagian besar rakyat Indonesia.

Akhirnya, pada tanggal 20 Oktober 1942, didirikanlah Komisi Bahasa Indonesia yang bertugas menentukan kata-kata umum bagi bangsa Indonesia. Kemudian, satu hari setelah kemerdekaan Indonesia, yaitu 18 Agustus 1945, bahasa Indonesia pun diresmikan sebagai bahasa nasional. Selanjutnya, bulan Oktober disebut sebagai bulan bahasa karena di bulan inilah bahasa Indonesia pertama kali dikumandangkan sebagai bahasa nasional dan bahasa pemersatu bangsa.


Perkembangan Bahasa Indonesia Sebelum Merdeka
Pada dasarnya Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu di pakai sebagai bahasa penghubung antar suku di Nusantara dan sebagai bahasa yang di gunakan dalam perdagangan antara pedagang dari dalam Nusantara dan dari luar Nusantara.

Perkembangan dan pertumbuhan Bahasa Melayu tampak lebih jelas dari berbagai peninggalan-peninggalan misalnya :
- Tulisan yang terdapat pada batu Nisan di Minye Tujoh, Aceh pada tahun 1380
- Prasasti Kedukan Bukit, di Palembang pada tahun 683.
- Prasasti Talang Tuo, di Palembang pada Tahun 684.
- Prasasti Kota Kapur, di Bangka Barat, pada Tahun 686.
- Prasati Karang Brahi Bangko, Merangi, Jambi, pada Tahun 688.

Dan pada saat itu Bahasa Melayu telah berfungsi sebagai :
- Bahasa kebudayaan yaitu bahasa buku-buku yang berisia aturan-aturan hidup dan sastra.
- Bahasa perhubungan (Lingua Franca) antar suku di indonesia
- Bahasa perdagangan baik bagi suku yang ada di Indonesia maupun pedagang yang berasal dari luar indonesia.
- Bahasa resmi kerajaan.

Bahasa melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara, serta makin berkembang dan bertambah kokoh keberadaannya karena bahasa Melayu mudah di terima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar bangsa dan antar kerajaan. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan rasa persatuan bangsa Indonesia, oleh karena itu para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa indonesia menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa indonesia. (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).


Perkembangan Bahasa Indonesia Sesudah Merdeka
Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam rapat, para pemuda berikrar :

- Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.
- Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
- Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ikrar para pemuda ini di kenal dengan nama “Sumpah Pemuda”. Unsur yang ketiga dari “Sumpah Pemuda” merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa indonesia. Pada tahun 1928 bahasa Indonesia di kokohkan kedudukannya sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia di nyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945, karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 di sahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Di dalam UUD 1945 di sebutkan bahwa “Bahasa Negara Adalah Bahasa Indonesia,(pasal 36). Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa indonesia di pakai oleh berbagai lapisan masyarakat indonesia.


Peresmian Nama Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahas persatuan bangsa indonesia. Bahasa indonesia di resmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di Timor Leste, Bahasa Indonesia berposisi sebagi bahasa kerja. Dari sudut pandang Linguistik, bahasa indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu-Riau dari abad ke-19.

Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaannya sebagi bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan “Bahasa Indonesia” di awali sejak di canangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan “Imperialisme bahasa” apabila nama bahasa Melayu tetap di gunakan.

Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang di gunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, bahasa indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Meskipun di pahami dan di tuturkan oleh lebih dari 90% warga indonesia, bahasa indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di indonesia sebagai bahasa Ibu. Penutur Bahasa indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) atau mencampur adukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa Ibunya.

Meskipun demikian , bahasa indonesia di gunakan di gunakan sangat luas di perguruan-perguruan. Di media massa, sastra, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa bahasa indonesia di gunakan oleh semua warga indonesia. Bahasa Melayu dipakai dimana-mana diwilayah nusantara serta makin berkembang dengan dan bertambah kukuh keberadaannya. Bahasa Melayu yang dipakai didaerah-daerah diwilayah nusantara dalam pertumbuhan dipengaruhi oleh corak budaya daerah. Bahasa Melayu menyerap kosa kata dari berbagai bahasa, terutama dari bahasa sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa.

Bahasa Melayu pun dalam perkembangannya muncul dalam berbagai variasi dan dialek. Perkembangan bahasa Melayu diwilayah nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komikasi rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antar perkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia dalam sumpah pemuda 28 Oktober 1928. Untuk memperoleh bahasa nasionalnya, Bangsa Indonesia harus berjuang dalam waktu yang cukup panjang dan penuh dengan tantangan.

Perjuagan demikian harus dilakukan karena adanya kesadaran bahwa di samping fungsinya sebagai alat komunikasi tunggal, bahasa nasional sebagai salah satu ciri cultural, yang ke dalam menunjukkan sesatuan dan keluar menyatakan perbedaan dengan bangsa lain.

Ada empat faktor yang menyebabkan Bahasa melayu diangkat menjadi bahasa Indonesia, yaitu :
- Bahasa melayu adalah merupakan Lingua Franca di Indonesia, bahasa perhubungan dan bahasa perdagangan.
- Sistem bahasa melayu sederhana, mudah di pelajari karena dalam bahasa melayu tidak di kenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).
- Suku Jawa, Suku Sunda, dan Suku2 yang lainnya dengan sukarela menerima bahasa melayu menjadi bahasa indonesia sebagai bahasa nasional.
- Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.

Minggu, 24 November 2013

Ragam Bahasa

Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai. Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri. Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.

Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas :
1. Ragam lisan
2. Ragam tulis
3. Ragam sosial
4. Ragam fungsional


1. Ragam Lisan
    Ragam lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide. Contoh ragam lisan :
- Ragam bahasa cakapan
- Ragam bahasa pidato
- Ragam bahasa kuliah
- Ragam bahasa panggung

Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
a. Memerlukan kehadiran orang lain.
b. Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap.
c. Terikat ruang dan waktu.
d. Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.

Kelebihan ragam bahasa lisan :
a. Dapat disesuaikan dengan situasi.
b. Faktor efisiensi.
c. Faktor kejelasan karena pembicara menambahkan unsur lain berupa tekan dan gerak anggota badan agah pendengar mengerti apa yang dikatakan seperti situasi, mimik dan gerak-gerak pembicara.
d. Faktor kecepatan, pembicara segera melihat reaksi pendengar terhadap apa yang dibicarakannya.
e. Lebih bebas bentuknya karena faktor situasi yang memperjelas pengertian bahasa yang dituturkan oleh penutur.
f. Penggunaan bahasa lisan bisa berdasarkan pengetahuan dan penafsiran dari informasi audit, visual dan kognitif.

Kelemahan ragam bahasa lisan :
a. Bahasa lisan berisi beberapa kalimat yang tidak lengkap, bahkan terdapat frase-frase sederhana.
b. Penutur sering mengulangi beberapa kalimat.
c. Tidak semua orang bisa melakukan bahasa lisan.
d. Aturan-aturan bahasa yang dilakukan tidak formal.


2. Ragam Tulis
    Ragam tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide. Contoh ragam tulis :
- Ragam bahasa teknis
- Ragam bahasa undang-undang
- Ragam bahasa catatan
- Ragam bahasa surat

Ciri-ciri ragam bahasa tulis :
a. Tidak memerlukan kehaduran orang lain.
b. Unsur gramatikal dinyatakan secara lengkap.
c. Tidak terikat ruang dan waktu
d. Dipengaruhi oleh tanda baca atau ejaan.

Kelebihan ragam bahasa tulis :
a. Informasi yang disajikan bisa dipilih untuk dikemas sebagai media atau materi yang menarik dan menyenangkan.
b. Umumnya memiliki kedekatan budaya dengan kehidupan masyarakat.
c. Sebagai sarana memperkaya kosakata.
d. Dapat digunakan untuk menyampaikan maksud, membeberkan informasi atau mengungkap unsur-unsur emosi sehingga mampu mencanggihkan wawasan pembaca.

Kelemahan ragam bahasa tulis :
a. Alat atau sarana yang memperjelas pengertian seperti bahasa lisan itu tidak ada akibatnya bahasa tulisan harus disusun lebih sempurna.
b. Tidak mampu menyajikan berita secara lugas, jernih dan jujur, jika harus mengikuti kaidah-kaidah bahasa yang dianggap cenderung miskin daya pikat dan nilai jual.
c. Yang tidak ada dalam bahasa tulisan tidak dapat diperjelas/ditolong, oleh karena itu dalam bahasa tulisan diperlukan keseksamaan yang lebih besar.


3. Ragam Sosial
    Ragam sosial yaitu ragam bahasa yang sebagai norma dan kaidahnya didasarkan atas kesepakatan bersama dalam lingkungan sosial yang lebih kecil masyarakatnya.

4. Ragam Fungsional
    Ragam fungsional kadang-kadang disebut ragam profesional adalah ragam bahasa yang dikaitkan dengan profesi lembaga lingkungan kerja atau kegiatan tertentu lainnya.
- ragam keilmuan/teknologi
- ragam kedokteran
- ragam keagamaan


Balai Pustaka Rakyat
Balai Pustaka adalah sebuah perusahaan penerbitan dan percetakan milik negara. Balai Pustaka didirikan dengan nama Commissie voor de Volkslectuur (Komisi untuk Bacaan Rakyat) oleh pemerintah Hindia-Belanda pada tanggal 14 September 1908. Commissie voor de Volkslectuur kemudian berubah menjadi Balai Poestaka pada tanggal 22 September 1917. Balai Pustaka menerbitkan kira-kira 350 judul buku per tahun yang meliputi kamus, buku referensi, keterampilan, sastra, sosial, politik, agama, ekonomi, dan penyuluhan. Tujuan didirikannya Balai Pustaka ialah untuk mengembangkan bahasa-bahasa daerah utama di Hindia-Belanda. Bahasa-bahasa ini adalah bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Melayu, dan bahasa Madura.


Ejaan Soewandi
Ejaan Republik adalah ketentuan ejaan dalam Bahasa Indonesia yang berlaku sejak 17 Maret 1947. Ejaan ini kemudian juga disebut dengan nama edjaan Soewandi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kala itu. Ejaan ini mengganti ejaan sebelumnya, yaitu Ejaan Van Ophuijsen yang mulai berlaku sejak tahun 1901.

Perbedaan-perbedaan antara ejaan ini dengan ejaan Van Ophuijsen ialah :
- huruf 'oe' menjadi 'u', seperti pada goeroe → guru.
- bunyi hamzah dan bunyi sentak yang sebelumnya dinyatakan dengan (') ditulis dengan 'k', seperti pada kata-kata tak, pak, maklum, rakjat.
- kata ulang boleh ditulis dengan angka 2, seperti ubur2, ber-main2, ke-barat2-an.
- awalan 'di-' dan kata depan 'di' kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Kata depan 'di' pada contoh dirumah, disawah, tidak dibedakan dengan imbuhan 'di-' pada dibeli, dimakan.

Ejaan Soewandi ini berlaku sampai tahun 1972 lalu digantikan oleh Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) pada masa menteri Mashuri Saleh. Pada masa jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pada 23 Mei 1972 Mashuri mengesahkan penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan dalam bahasa Indonesia yang menggantikan Ejaan Soewandi. Sebagai menteri, Mashuri menandai pergantian ejaan itu dengan mencopot nama jalan yang melintas di depan kantor departemennya saat itu, dari Djl. Tjilatjap menjadi Jl. Cilacap.


EYD
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.

Perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah :
- 'tj' menjadi 'c' : tjutji → cuci
- 'dj' menjadi 'j' : djarak → jarak
- 'j' menjadi 'y' : sajang → sayang
- 'nj' menjadi 'ny' : njamuk → nyamuk
- 'sj' menjadi 'sy' : sjarat → syarat
- 'ch' menjadi 'kh' : achir → akhir
- awalan 'di-' dan kata depan 'di' dibedakan penulisannya. Kata depan 'di' pada contoh "di rumah", "di sawah", penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara 'di-' pada dibeli, dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.

Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.




Sumber :

Minggu, 10 November 2013

KARYA ILMIAH

1. Pengertian Karya Ilmiah
    Karya Ilmiah adalah laporan tertulis yang memaparkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa orang dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang ditaati. Ada beberapa jenis karya ilmiah yaitu laporan penelitian, makalah seminar, artikel jurnal.

2. Sifat Karya Ilmiah
Formal harus memenuhi syarat :
1. Lugas dan tidak emosional.
    Mempunyai satu arti, sehingga tidak ada tafsiran sendiri-sendiri (interprestasi yang lain).
2. Logis.
    Disusun berdasarkan urutan yang konsisten.
3. Efektif.
    Satu kebulatan pikiran, ada penekanan dan pengembagan.
4. Efisien.
    Hanya mempergunakan kata atau kalimat yang penting dan mudah dipahami.
5. Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku.

3. Tujuan Karya Ilmiah
- diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antar sekolah dengan masyarakat.
- sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
- melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

4. Manfaat Karya Ilmiah
- memperoleh kepuasan intelektual
- memperluas cakrawala ilmu pengetahuan
- mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan

5. Sistematika Penulisan Karya Ilmiah

- Bagian Pembuka
  1. cover
  2. halaman judul
  3. halaman pengesahan
  4. abstraksi
  5. kata pengantar
  6. daftar isi
  7. ringkasan isi

- Bagian Isi
  A. Pendahuluan
    - latar belakang masalah.
    - perumusan masalah.
    - pembahasan/pembatasan masalah.
    - tujuan penelitian.
    - manfaat penelitian.
  B. Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
    - pembahasan teori.
    - kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan.
    - pengajuan hipotesis.
  C. Metodologi penelitian
    - waktu dan tempat penelitian.
    - metode dan perancangan penelitian.
    - populasi dan sampel.
    - instrumen penelitian.
    - pengumpulan data dan analisis data.
  D. Hasil Penelitian
    - jabaran variabel penelitian.
    - hasil penelitian.
    - pengajuan hipotesis.
    - diskusi penelitian.

- Bagian Penunjang
  1. daftar pustaka
  2. lampiran - lampiran antara lain instrumen penelitian
  3. daftar tabel



Sumber : Click Here..!!

Perbedaan Club dan Komunitas Motor dengan Geng Motor

Club dan Komunitas Motor, Bukan Geng Motor

Menjamurnya club motor dan komunitas motor saat ini merupakan ciri masih belum hilangnya rasa memiliki, rasa persaudaraan, dan adat budaya ketimuran. Diawali dengan satu ciri, satu visi dan misi membuat satu komitmen dalam sebuah organisasi yang semi formal dengan mengusung satu jargon “BROTHERHOOD, SATU ASPAL”. Realita yang ada mereka bisa membuktikan diri terhadap apa yang mereka usung, yaitu kekeluargaan. Sering kita melihat kejadian trauble di jalan raya, tanpa perlu kenal, tanpa perlu tanya identitas secara spontan jiwa bikers akan tergugah untuk membantu.

Namun sangat disayangkan, persepsi masyarakat yang berkembang sekarang ini terhadap club motor atau komunitas motor selalu disamakan dengan geng motor yang selalu meresahkan masyarakat, merugikan pengendara lain, dan ugal-ugalan kalau di jalan raya. Padahal jelas sekali perbedaannya antara club motor, komunitas motor, dan geng motor. Apa yang dilakukan oleh slub dan komunitas motor pasti bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh geng motor.

Pertama, Club dan komunitas motor merupakan suatu organisasi yang jelas, dengan struktur organisasi yang jelas, mempunyai AD-ART, mempunyai visi dan misi, serta unsur penunjang organisasi lainnya. Sedangkan geng motor bersifat freedom tanpa aturan yang jelas. Kedua, dilihat dari fisik, Club dan komunitas motor selalu berusaha melengkapi kendaraan dengan atribut club dan kelengkapan kendaraan lainnya yang sangat menunjang dalam pelaksanaan touring. Sebaliknya sangat mudah membedakan dengan geng motor ketika di jalan raya tanpa atribut, dan tanpa kelengkapan pengendara jalan. Ketiga, Club atau komunitas motor biasanya mempunyai program-program kerja yang jelas baik itu bersifat intern maupun sosial kemasyarakatan. Sebagai contoh ada acara anniversary, Saur on the Road, Bakti Sosial, Kopdar, Kegiatan keagamaan, dan lainnya. Dilain pihak geng motor selalu meresahkan masyarakat dan pengguna jalan raya yang lain.

Sangat jelas sekali perbedaan antara club dan komunitas motor dengan geng motor. Ketika di jalan raya sangat mudah membedakan mana club atau komunitas motor dengan geng motor. Anak club atau komunitas biasanya sangat menonjolkan identitas club supaya dikenal oleh bikers lain dan masyarakat. Existensi positif inilah yang sering diharapkan oleh club dan komunitas supaya dapat tempat di hati masyarakat. Kalaupun ada beberapa bikers yang seperti dikeluhkan oleh masyarakat selalu ugal-ugalan di jalan itu adalah oknum, lebih bersifat ke pribadi. Secara global club atau komunitas motor pasti selalu rapih dan sopan saat di jalan raya.

Kita berharap berubahnya persepsi masyarakat secara umum tentang keberadaan club-club motor dan komunitas motor yang tadinya negatif menjadi positif. Masyarakat mau menerima keberadaan club dan komunitas motor sebagai salah satu element yang diperhitungkan. Mari kita buktikan kalo club atau komunitas motor adalah bukan GENG MOTOR!!



Sumber : Click Here..!!

Sabtu, 06 Juli 2013

Struktur dan Organisasi Data 2 *

Manual book cara pembuatah Graph dengan menggunakan Program yEd Graph Editor ClickHere!!!

Struktur & Organisasi Data 2 *

          Mata Kuliah Struktur & Organisasi Data (SOD) ini saya dapatkan di tingkat 2 semester 4, bidang study di mata kuliah ini adalah Bu Detty Purnamasari. Cara pengajaran beliau awalnya membuat saya bingung karena cara pengajaran beliau yang setiap harinya harus melakukan hafalan atau tes lisan perseorang. Tetapi semakin hari saya mengerti bahwa cara pengajaran seperti ini yang dapat membuat saya lebih mengerti dari pada sekedar membaca buku dan cara pengajaran beliau ini sebagai tabungan nilai, karena di setiap pertemuan selalu ada tes lisan. Di mata kuliah ini saya mempelajari 5 BAB, yaitu :
BAB 1 .. STRUKTUR DATA
BAB 2 .. ARRAY
BAB 3 .. STACK ( TUMPUKAN )
BAB 4 .. QUEUE ( ANTREAN )
BAB 5 .. GRAPH

» STRUKTUR DATA
     Struktur data adalah koleksi atau kelompok data yang dapat karakterisasikan oleh organisasi. Algoritma adalah barisan langkah-langkah untuk menyelesaikan sebuah program.
Data secara umum dikategorikan menjadi 2, yaitu :
1. Tipe Data Sederhana
     - Tunggal : integer, real, boolean, karekter
     - Majemuk : string
2. Struktur Data
     - Linier : linier linked list, stack, queue
     - Non Linier : binary tree, binary search tree, general tree, tree, graf

Ada 3 cara untuk Mapping Ke Storage :
- Skema sign and magnitude
  Contoh : 
               +7 |  +111  atau  7 |  111  atau  -7 |  -111

- Skema two's complement
  Rumus : 
               R = 2ⁿ
               N = jumlah digit maksimum
               x' = R - x
  Contoh :
  Bila N = 3, maka R = 2³ = 8
         x  = 6 | 0110
         x' = R - x 
            =  8 - 6 = 2 |  0010 (-6)

- Skema one's complement
  Rumus : 
               R = 2ⁿ - 1
               N = jumlah digit maksimum
               x' = R - x
  Contoh :
  Bila N = 3, maka R = 2³ - 1 = 7
         x  = 6 | 0110
         x' = R - x 
            =  7 - 6 = 1 |  0001 (-6)


» ARRAY
     Array adalah suatu himpunan hingga elemen, terurut dan homogen. Terurut adalah elemen tersebut dapat diidentifikasikan sebagai elemen pertama, kedua, sampai dengan elemen ke-n. Homogen adalah bahwa setiap elemen dari sebuah array tertentu haruslah mempunyai tipe data yang sama. Array terbagi 3 dimensi, yaitu : 
- Array Dimensi Satu
  vektor merupakan bentuk sederhana dari array dan merupakan array dimensi satu.
- Array Dimensi Dua
  suatu array yang setiap elemennya merupakan tipe data array pula. Array dua dimensi memiliki 2 index, yaitu baris dan kolom.
  Pemetaan Ke Storage : Array
  - Dimensi satu
     Alamat awal dari memori yang dialokasikan bagi array
  - Dimensi Dua
     Memori komputer adalah linier. Pelinieran array berdimensi banyak bisa dengan cara :
     1. Row-major Order
     2. Column-major Order
- Array Dimensi Tiga
  suatu array yang setiap elemennya merupakan tipe data array juga yang merupakan array dimensi dua.


» STACK ( TUMPUKAN )
     Stack ( tumpukan ) sama halnya seperti tumpukan barang yang disusun seperti tumpukan box. Karena cara kerja stack adalah LIFO (Last In First Out), yaitu elemen yang terakhir masuk maka dia yang pertama keluar. Elemen puncak dalam stack disebut NOEL.
Empat operasi dasar pada stack : 
1. CREATE
    Operator yang menunjukkan suatu stack kosong dengan nama S.
2. ISEMPTY
    Operator yang menentukan apakah stack S kosong.
3. PUSH
    Operator yang menambahkan elemen E pada puncak stack S.
4. POP
    Operator yang menghapus sebuah elemen dari puncak stack S.

Aplikasi Pada Stack
1. Penjodohan Tanda Kurung
2. Notasi Postfix - Infix


» QUEUE ( ANTREAN )
     Queue ( antrean ) seperti pada antrean di loket stasiun KA. Cara kerjanya adalah FIFO (First In First Out), elemen yang pertama masuk maka dia yang pertama keluar.
Empat operasi dasar pada queue :
1. CREATE
    Operator yang menunjukkan suatu antrean hampa Q.
2. ISEMPTY
    Operator yang menunjukkan apakah antrean Q hampa.
3. INSERT
    Operator yang menginsert elemen E ke dalam antrean Q.
4. REMOVE
    Operator yang menghapus elemen bagian depan dari antrean Q.

Penyajian Dari Antrean
1. One Way List
2. Array

Algoritma
1. QINSERT (Memasukkan data ke dalam suatu antrean)
2. QDELETE (Menghapus elemen depan dari antrean)


» GRAPH
     Graph memiliki Vertex dan Edge. Vertex elemennya disebut simpul (point, node, titik), sedangkan Edge merupakan pasangan tak urut dari simpul dan anggotanya disebut ruas (rusuk atau sisi). Banyaknya simpul disebut ORDER, sedangkan banyaknya ruas disebut SIZE dari graf.

Saya akan memberikan Manual Book atau langkah-langkah membuat sebuah graph dengan menggunakan program yEd Graph Editor.

Berikut adalah Manual Book pembuatan Graph Klik Disini !!!
Download juga programnya yEd Graph Editor



Sumber : Modul Struktur dan Organisasi Data 2

Sabtu, 08 Juni 2013

Uang, Bank, dan Penciptaan Uang

Pengertian
1) Uang
          Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.

Sejarah
     Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah sistem'barter'yaitu barang yang ditukar dengan barang. Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted) benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang: orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam.

Fungsi
     Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.

uang rupiah

2) Bank
          Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut undang-undang perbankan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
          Bank pertama kali didirikan dalam bentuk seperti sebuah firma pada umumnya pada tahun 1690, pada saat kerajaan Inggris berkemauan merencanakan membangun kembali kekuatan armada lautnya untuk bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis akan tetapi pemerintahan Inggris saat itu tidak mempunyai kemampuan pendanaan kemudian berdasarkan gagasan William Paterson yang kemudian oleh Charles Montagu direalisasikan dengan membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya dapat memenuhi dana pembiayaan tersebut hanya dalam waktu duabelas hari.
Sejarah mencatat asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan di Asia, Afrika dan Amerika dibawa oleh bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika maupun benua Amerika. Bila ditelusuri, sejarah dikenalnya perbankan dimulai dari jasa penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti bank dikenal sebagai meja tempat penukaran uang. Dalam perjalanan sejarah kerajaan pada masa dahulu penukaran uangnya dilakukan antar kerajaan yang satu dnegan kerajaan yang lain. Kegiatan penukaran ini sekarang dikenal dengan nama Pedagang Valuta Asing (Money Changer). Kemudian dalam perkembangan selanjutnya, kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat penitipan uang atau yang disebut sekarang ini kegiatan simpanan. Berikutnya kegiatan perbankan bertambah dengan kegiatan peminjaman uang. Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh perbankan dipinjamkan kembali kepada masyarakatyang membutuhkannya. Jasa-jasa bank lainnya menyusul sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.


Teori Uang dan Motif memegang Uang

A) Teori Uang
Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.
a. Teori uang statis
     Teori Uang Statis atau disebut juga “teori kualitatif statis” bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi.
Yang termasuk teori uang statis adalah:
• Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPPU uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh : uang emas dan uang perak.
• Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari

Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.
• Teori Nominalisme
Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.
• Teori Negara
Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.

b. Teori uang dinamis
• Teori Kuantitas dari David Ricardo
Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. 
• Teori Kuantitas dari Irving Fisher
Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang.
• Teori Persediaan Kas
Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.
• Teori Ongkos Produksi
Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.

B) Motif Memegang Uang
     Manusia memiliki alasan masing-masing dalam memegang uang / duit dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka mau memiliki dan menyimpan uang di rumah, di bank, di dompet, di celengan, dan lain sebagainya.

1. Untuk kebutuhan Transaksi
Permintaan uang untuk transaksi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya tingkat pendapatan nasional.

2. Untuk Berjaga-Jaga
Motif ini juga dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan nasional. Semakin tinggi pendapatan seseorang, maka tingkat kesadaran terhadap masa depan akan semakin tinggi. Kondisi masa depan yang tidak menentu akan mendorong orang untuk melakukan motif ini. Hal tersebut akan membawa kebutuhan yang semakin tinggi akan perlunya uang untuk berjaga. Secara aggregate semakin tinggi pendapatan nasional, maka kebutuhan masyarakat terhadap uang untuk berjaga-jaga juga akan semakin tinggi.

3. Untuk Mendapatkan Keuntungan / Berinvestasi
Arti spekulasi pada motif ini adalah spekulasi dalam pembelian dan penjualan surat-surat berharga. Motif ii dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Apabila tingkat suku bunga naik, maka harga surat-surat berharga akan turun. Jadi naiknya tingkat suku bunga akan menaikkan permintaan untuk spekulasi dan sebaliknya


Bank Sentral dan Bank Umum

Bank Sentral
Bank sentral merupakan bank yang mengatur berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia perbankan dan dunia keuangan disuatu Negara.

Bank sentral di Indonesia bernama Bank Indonesia yang bertugas untuk :
1. Mengatur dan menjaga kestabilan nilai rupiah
2. Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna peningkatan taraf hidup rakyat

Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia melakukan tugas sebagai berikut :
1. Bank Sirkulasi, yakni mempunyai hak tunggal untuk mengedarkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah.
2. Banker’snBank Bank Sentral juga dianggap sebagai Bank-nya Bank.
3. Lender of last resort. BI dianggap juga pemberi pinjaman pada tingkat terakhir (kredit likuiditas darurat).

Bank Umum
Bank Umum merupakan bank yang bertugas melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat, baik masyarakat perorangan maupun lembaga-lembaga lainnya.

Fungsi Bank Umum secara lengkap adalah :
1. Mengumpulkan dana yang sementara menganggur untuk dipinjamkan pada pihak lain atau membeli surat berharga.
2. Mempermudah dalam lalu lintas pembayaran uang.
3. Menjamin keamanan uang sementara tidak digunakan, misalnya menghindari risiko hilang, kebakaran, dll.
4. Menciptakan kredit, yaitu dengan cara menciptakan demand deposit dari kelebihan cadangannya.

Perbedaan Bank Sentral dan Bank Umum

Bank Sentral
1. Lembaga yang tidak mencari keuntungan
2. Kegiatan bank dikelola oleh pemerintah
3. Bertindak sebagai pengawas dan pembina bank
4. Dapat secara langsung mempengaruhi kegiatan usaha bank
5. Mengeluarkan uang kertas dan uang logam
6. Tidak memiliki saingan
7. Bertindak sebagai Lender of The Last Resort bagi perbankan
8. Tidak melayani jasa perbankan bagi individu dan perusahaan non-Lembaga Keuangan

Bank Umum
1. Merupakan badan usaha yang mencari untung
2. Umumnya secara kuantitas dimiliki dan dikelola oleh pihak swasta
3. Diawasi dan dibina oleh bank sentral
4. Kegiatan operasinya dipengaruhi oleh bank sentral
5. Hanya dapat menciptakan uang giral
6. Melakukan persaingan antar bank
7. Harus memiliki rekening pada bank sentral
8. Melayani baik pribadi maupun perusahaan (masyarakat) secara umum


Kebijaksanaan Moneter
          Kebijakan Moneter adalah langkah-langkah yang diambil penguasa moneter (Bank Sentral atau Bank Indonesia) untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar dan daya beli uang. Caranya adalah dengan menggunakan instrumen-instrumen kebijakan moneter, seperti operasi pasar terbuka, kebijakan diskonto, rasio cadangan minimum, batas maksimum pemberian kredit.
          Tujuannya adalah menjaga kestabilan ekonomi yang ditandai dengan keinginanya di dunia usaha dan meningkatnya kesempatan kerja, menjaga kestabilitas ekonomi, menjaga kestabilitas harga, memperbaik posisi neraca perdagangan dan neraca pembayaran .

Jenis Kebijakan Moneter :
a) Tight Money Policy (kebijakan uang ketat)
kebijakan dari bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar.

b) Easy Money Policy (Kebijakan uang longgar)
kebijakan yang diambil bank sentral untuk menambah jumlah uang yang beredar .



Sumber :